Bentang alam Sayogya
Sekolah Alam & Sekolah Keluarga · Yogyakarta

Tempat anak
tumbuh selaras fitrah.

Pendidikan anak & keluarga yang holistik dan natural, berjalan di atas kehidupan nyata di tengah bentang alam desa Yogyakarta — untuk usia 4 tahun hingga dewasa.

BersyukurBertumbuh KembangBeramal Shaleh
Apa itu Sayogya

Sebuah sekolah yang alami — tempat tumbuh yang baik bagi fitrah anak dan keluarga.

Sayogya (Sekolah Alam Yogyakarta) adalah sekolah alam sekaligus sekolah keluarga. Kami percaya pendidikan bukan sekadar untuk diketahui, tetapi untuk dihayati — di tengah kehidupan nyata, alam, dan keluarga.

Setiap anak adalah taman siswa yang memberi warna unik. Tugas kami mendampinginya tumbuh: mengenal diri, terhubung dengan realita, dan sadar akan tugas kehidupannya selaras kehendak Allah.

Lihat jenjang pendidikan
belajar di alam!
Pendidikan Organik
4–18+
tahun

Dari jenjang Semai hingga Pondok Pemuda

5
Panca Dharma

Lima tugas belajar bagi setiap keluarga

5
jenjang

Semai · Mula · Madya · Muda · Dewasa

1
bentang desa

Ruang belajar seluas alam Beran Kidul

Belajar di alam
"Jangan sampai anak belajar membenci hujan."
Bagaimana Konsepnya

Pendidikan yang dihayati, bukan sekadar diketahui.

Di Sayogya, ruang belajar seluas alam. Anak menyadari realita, bersyukur atasnya, lalu beramal sebaik-baiknya. Hujan bukan halangan — justru rezeki penuh keberkahan untuk dijelajahi.

Tiga prinsip menyangga seluruh keseharian belajar di Sayogya:

Pendidikan Organik

Belajar di atas kehidupan natural

Anak belajar dari kehidupan nyata — meramban, berkebun, merawat ternak, menjelajah alam — bukan sekadar dari balik meja.

Berbasis Fitrah

Merawat fitrah setiap anak

Pendidikan menumbuhkan fitrah keimanan, belajar, bakat, dan kebudayaan yang sudah Allah titipkan dalam diri anak sejak lahir.

Sekolah Keluarga

Keluarga sebagai pilar utama

Keluarga adalah nafas hidup Sayogya. Orang tua dan anak bertumbuh bersama lewat Kajian Keluarga dan keseharian yang sehat.

5 Tugas Belajar Keluarga Sayogya

Panca Dharma Sayogya

Lima relasi dasar kehidupan manusia yang dirawat bersama — oleh anak, pamong, dan keluarga.

01
02
03
04
05
Jenjang Sayogya

Lima jenjang, tiga fase tumbuh.

Kelima jenjang — Semai hingga Dewasa, lalu Pondok Pemuda — dikelompokkan menjadi tiga fase tumbuh yang selaras fitrah.

Belajar Bersama Sayogya

Kelas & Workshop untuk siapa saja yang ingin belajar.

Gratis

Kajian Keluarga Pekanan

Orang tua & umum Luring · Beran Kidul
GratisDaftar
Gratis

Read Aloud untuk Ananda

Orang tua anak usia dini Daring · Zoom
GratisDaftar
Berbayar

Workshop Pendidikan Berbasis Fitrah

Pendidik & orang tua Luring · 2 hari
Rp 350.000Daftar
Berbayar

Kelas Berkebun & Meramban

Keluarga & anak Luring · akhir pekan
Rp 150.000Daftar
Berbayar

Pelatihan Pamong Sekolah Alam

Calon pendidik Luring · 5 hari
Rp 1.250.000Daftar
Gratis

Webinar Konsep Keluarga Sehat

Umum Daring · YouTube
GratisDaftar
Lihat semua kelas & workshop
Toko Sayogya

Hasil alam & karya dari kebun kami.

Kunjungi Toko
Madu Hutan SayogyaHasil Alam

Madu Hutan Sayogya

Rp 85.000
Totebag Kanvas “Meramban”Merchandise

Totebag Kanvas “Meramban”

Rp 65.000
Buku Saku Pendidikan FitrahLiterasi

Buku Saku Pendidikan Fitrah

Rp 55.000
Bibit & Benih Kebun AnakBerkebun

Bibit & Benih Kebun Anak

Rp 30.000
Tulisan Sayogya

Cerita & gagasan dari kebun belajar kami.

Lihat semua tulisan
Pamong Sayogya

Para pamong yang mendampingi tumbuh.

Kenali semua pamong
Muhammad Firman dan Elma Fitria
Pamong

Muhammad Firman dan Elma Fitria

Dipertemukan di kampus dalam berbagai kegiatan Keluarga Mahasiswa ITB, pasangan ini sejak 15 tahun yang lalu selalu lekat dengan kajian konsep-konsep pendidikan, kaderisasi dan pendewasaan pemuda. Setelah takdir Allah menyatukan dalam pernikahan maka semakin dalam pasangan ini menyelami ilmu tentang keluarga, tugas pengasuhan dan tumbuh kembang anak.

Guron Septo Harjo dan Dwi Indah Nur Hidayati
Pamong

Guron Septo Harjo dan Dwi Indah Nur Hidayati

Sepasang suami istri yang lahir di tengah keluarga keluarga pendidik dan pengayom masyarakat. Dalam perjalan hidup berkeluarga terpanggil untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak.

Mufti Ali Ghozali dan Hamidah Nurul ‘Aini As
Pamong

Mufti Ali Ghozali dan Hamidah Nurul ‘Aini As

Dua insan ini dipertemukan di sekolah alam dengan masing-masing karakter yang jauh berbeda, unik, dan ga biasa.. Tapi… Ada satu hal yang menyatukannya, mencintai dunia adventure, survival, dan tanaman.. Melalang buana dengan dua putrinya menjadi fasilitator Outbound itu sudah biasa.. Berkutat dengan riset, restorasi, pertukangan, bambu dan pertanian itu dunianya.

Fery Ghozali dan Desi Mayasari
Pamong

Fery Ghozali dan Desi Mayasari

Pasangan ini tidak bisa jauh dari tema-tema yang berhubungan dengan anak-anak, keluarga, dan pendidikan.

Muflih Fathoniawan dan Firdausiah Adinta
Pamong

Muflih Fathoniawan dan Firdausiah Adinta

Mas Muflih dan Mbak Firda awalnya adalah teman di SMAN 1 Probolinggo, bahkan ngurus OSIS bareng-bareng. Mas Muflih diamanahi Wakil Ketua OSIS, mbak Firda ditunjuk jadi Sekretaris. Lulus SMA 2010, masing-masing kuliah di tempat berbeda, jurusan yang berbeda. Sejak 2016, menikah dan memulai hidup merantau di Makassar. Alhamdulillah dulu ngurus OSIS, sekarang ngurus rumah, mendidik anak-anak, dan tumbuh berkembang bareng-bareng lagi.

Supriyadi dan Nurwening
Pamong

Supriyadi dan Nurwening

Keluarga yang terdiri dari Ayah Supriyadi, Ibu Nurwening, Laya,Wimala dan Shabira.

Irfan Dary Nasutiondan dan Aprily Anggia Cesarizki
Pamong

Irfan Dary Nasutiondan dan Aprily Anggia Cesarizki

Keluarga Irfan Dary Nasution & Aprily Anggia Cesarizki Suharjo

Mohammad Ferandy dan Ryfa Albanin Hamid
Pamong

Mohammad Ferandy dan Ryfa Albanin Hamid

Pamong Sayogya. Penggagas komunitas dan media @pulangkerumah.id . Rutin membagikan ilmu tentang relasi suami istri yang sehat.

Riski Galih Firnanda
Pamong

Riski Galih Firnanda

Lahir di tengah keluarga sebagai anak ketiga dari 3 bersaudara yang semuanya perempuan dengan jarak usia cukup jauh dengan kedua kakaknya.

Pinkan Yulinda Sari
Pamong

Pinkan Yulinda Sari

Seorang perempuan yang telaten, bertanggung jawab, dan sangat berdedikasi pada tugas yang diamanahkan.

"Semoga Sayogya menjadi tempat tumbuh yang baik bagi fitrah anak-anak kita, tempat silaturahim yang berkah bagi setiap keluarga, dan tempat mengabdi yang ikhlas bagi setiap pamong."
PS
Keluarga Pendiri Sayogya
Sekolah Alam Yogyakarta
Alur Pendaftaran

Lima langkah menjadi keluarga Sayogya.

Pendaftaran siswa baru dibuka sepanjang tahun. Mulai langkah pertama kapan saja.

1

Isi Form Pendaftaran

Orang tua calon siswa mengisi formulir pendaftaran online.

2

Dihubungi Admin

Tim Sayogya menghubungi untuk komunikasi lebih lanjut.

3

ST30 & Fitrah Life Wheel

Mengisi asesmen ST30 dan Fitrah Based Life Wheel.

4

Wawancara Keluarga

Orang tua & calon siswa berbincang dengan tim Sayogya.

5

Pengumuman

Orang tua menerima hasil dan menjadi keluarga Sayogya.

Mulai langkah pendidikan ananda di Sayogya.

Jadwalkan kunjungan, ikut kelas perkenalan, atau langsung daftar online. Kami akan menyambut keluarga Anda dengan hangat.

Sekolah Alam Yogyakarta
Daftar Online
Pilih Jenjang