Panca Dharma
Lima relasi dasar kehidupan manusia yang dirawat bersama — oleh anak, pamong, dan keluarga.
Panca Dharma adalah kerangka nilai inti Sayogya — lima relasi dasar yang membentuk manusia seutuhnya. Bukan sekadar daftar kewajiban, melainkan arah tumbuh yang dirawat setiap hari: dalam ibadah, dalam keluarga, dalam kerja nyata, dan dalam cara memandang alam.
Kelima dharma ini tidak berdiri sendiri-sendiri. Ia saling menopang: anak yang mencari ridho Allah akan berbakti pada keluarganya; yang mengenal dirinya akan berguna bagi masyarakat; yang mencintai sesama akan menjaga kelestarian alam. Bersama, pamong dan keluarga menghidupkan kelima relasi ini sebagai satu kesatuan.
Lima Poin
Hidup Mencari Ridho Allah
Seluruh proses belajar diarahkan untuk mengenal dan mencari keridhaan Allah Sang Pencipta.

Berbakti pada Keluarga
Anak terhubung dengan asal-muasalnya — orang tua, kakek-nenek, dan silsilah keluarganya.

Mengembangkan Diri Sejati
Anak mengenal diri, bakat, dan misi hidupnya, lalu menjalaninya dengan penuh makna.

Berguna bagi Masyarakat
Tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia yang peka, peduli, dan bermanfaat bagi sekitar.

Menjaga Kelestarian Alam
Mensyukuri ciptaan dengan merawat dan menjaga kelestarian alam sekitar.
